Skip to main content

follow us

Kehamilan adalah pengalaman yang paling berharga dalam hidup. Meskipun Anda dapat menikmati perasaan luar biasa dalam membawa dan menyemangati hidup, Anda juga harus menghadapi beberapa masalah yang mengganggu.

Mimisan, juga dikenal sebagai epistaksis yang merupakan salah satu masalah menyedihkan yang sering dialami wanita pada tahap terakhir kehamilan. Namun, beberapa wanita bahkan mengalaminya selama trimester pertama.

Mimisan berarti Anda mengalami aliran darah mendadak yang tidak terduga dari hidung Anda.

Ini terjadi selama kehamilan karena sistem sirkulasi meluas untuk mengakomodasi bayi yang sedang tumbuh di dalam rahim Anda. Karena ekspansi ini, tubuh Anda menciptakan lebih banyak darah dan sirkulasi darah meningkat.

Menurut American Pregnancy Association, karena peningkatan sirkulasi darah selama kehamilan, pembuluh darah di dalam hidung Anda lebih rentan meledak, sehingga menyebabkan mimisan.

Alasan lain di balik mimisan selama kehamilan adalah cuaca dingin, hidung kering dan tekanan darah tinggi.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan dalam Obstetri dan Ginekologi melaporkan bahwa prevalensi epistaksis secara signifikan lebih tinggi di antara wanita hamil dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Epistaksis juga dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko perdarahan postpartum.

Biasanya, mimisan tidak menimbulkan bahaya apa pun bagi bayi Anda yang belum lahir. Namun, jika Anda mengalami pendarahan hidung yang parah pada minggu-minggu terakhir dari trimester terakhir, kadar hemoglobin Anda mungkin menurun dan bisa menjadi anemia. Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda mengalami mimisan parah di akhir kehamilan.

Perhatian: Cari perawatan darurat jika nyeri dada persisten atau pernapasan yang tertahan menyertai mimisan, atau jika Anda mengeluarkan banyak darah dan darah memasuki mulut Anda.

Serta ketika berhadapan dengan mimisan, dianjurkan untuk tetap berdiri tegak daripada berbaring untuk mengurangi tekanan pembuluh darah pada hidung Anda, sehingga menghentikan pendarahan lebih lanjut. Selain itu, jangan memiringkan kepala ke belakang atau menjejali hidung Anda dengan tisu, dan hindari menelan darah Anda.

Berikut ini beberapa tutorial sehat untuk menghentikan dan mencegah mimisan selama kehamilan.

1. Cubit Hidung Anda
Cara termudah untuk menghentikan mimisan adalah dengan mencubit hidung Anda. Ini membantu mengirim tekanan ke titik perdarahan di septum hidung, yang pada gilirannya menghentikan aliran darah dengan cepat.
  • Duduklah dan condongkan badan ke depan sedikit, jagalah kepalamu lebih tinggi dari hatimu.
  • Gunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda, cubit bagian bawah hidung yang lembut selama sekitar 10 menit. Selama waktu ini, hiruplah melalui mulut Anda.
  • Lepaskan tekanan dengan lembut dan duduk dengan tenang selama 5 menit.
  • Ulangi sesuai kebutuhan sampai pendarahan berhenti.
Perhatian: Saat mencoba trik ini, jangan berbaring telentang, miringkan kepala Anda ke belakang atau taruh kepala di antara kedua kaki Anda. Juga, jangan meniup hidungmu.

2. Kompres Dingin
Menerapkan kantong es juga sangat membantu dalam menghentikan mimisan.

Suhu dingin menyebabkan pembuluh darah menyempit lebih cepat dan memperlambat aliran darah. Dengan demikian ini akan membantu menghentikan pendarahan dalam beberapa menit.
  • Bungkus beberapa es batu dengan handuk tipis.
  • Duduklah dalam posisi tegak.
  • Oleskan kompres dingin di sepanjang jembatan hidung Anda selama 5 hingga 10 menit.
  • Ulangi sesuai kebutuhan.
  • Paket sayuran beku juga berfungsi dengan baik, karena sesuai dengan bentuk hidung Anda.
Perhatian: Jangan gunakan es langsung di hidung Anda, karena dapat menyebabkan radang dingin.

3. Perbanyak minum air
Banyak minum air adalah cara terbaik untuk mengatasi mimisan dan itu baik untuk mencegah dehidrasi.

Asupan air membantu menjaga tubuh serta selaput lendir di saluran hidung Anda terhidrasi dengan baik. Yang pada gilirannya mengurangi potensi mimisan yang disebabkan oleh kekeringan hidung.
  • Minum setidaknya 8 hingga 10 gelas air setiap hari. Selain air, Anda juga dapat mengkonsumsi cairan seperti minuman elektrolit, air mineral berkilau, teh herbal, jus buah organik, atau kaldu.
  • Kurangi minuman berkafein yang berkontribusi terhadap dehidrasi dan jangan mengkonsumsi teh biasa karena dapat menyebabkan mimisan.
4. Semprotan Saline
Jika Anda mengalami mimisan karena kekeringan hidung, coba gunakan semprotan saline untuk menjaga agar saluran hidung tetap lembab. Ini juga akan membantu membersihkan saluran hidung dari iritasi.
  • Rebus 1 cangkir air dan biarkan dingin.
  • Tambahkan ½ sendok teh garam ke air.
  • Dengan menggunakan pipet, masukkan beberapa tetes larutan ke dalam satu lubang hidung sambil menjaga kepala Anda miring ke belakang.
  • Tarik napas dengan sangat lembut untuk menarik larutan lebih jauh ke dalam saluran hidung Anda.
  • Meniup hidung Anda dengan lembut.
  • Ulangi proses dengan lubang hidung lainnya.
  • Lakukan ini beberapa kali setiap hari.
5. Humidifier
Hidung yang kering bisa membuat Anda lebih mudah terserang mimisan. Menggunakan humidifier di rumah Anda akan menjaga kelembaban udara dan membantu mencegah mimisan.

Secara khusus, gunakan humidifier di ruangan tempat Anda tidur untuk menyingkirkan hidung kering dan membantu menjaga agar saluran hidung tetap lembab.

Anda dapat menggunakan humidifier komersial atau menyimpan semangkuk air di bawah tempat tidur Anda untuk menambahkan kelembapan ke udara.

Pastikan untuk membersihkan humidifier secara teratur, dan ganti air setiap hari agar bakteri tidak tumbuh.

6. Vitamin C
Meningkatkan asupan vitamin C Anda juga dapat membantu mengatasi mimisan. Vitamin C membuat kapiler Anda lebih kuat, yang mengurangi kemungkinan mimisan selama kehamilan.

Ini juga membantu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen, yang penting untuk pembuluh darah yang sehat.
  • Makan makanan tinggi vitamin C, seperti lemon, jeruk, brokoli, grapefruit, kiwi, paprika, kentang, stroberi, kecambah dan tomat.
  • Anda dapat memilih untuk mengonsumsi suplemen vitamin C setiap hari, tetapi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
Tips Tambahan
  1. Hindari berbaring atau memiringkan kepala ke belakang saat Anda mengalami mimisan.
  2. Hindari olahraga berat jika Anda mengalami mimisan.
  3. Jangan mengambil atau meniup hidungmu.
  4. Hindari minum kopi, karena dapat melebarkan pembuluh darah lebih lanjut.
  5. Pastikan saluran hidung Anda tidak terlalu kering, terutama di musim dingin. Gunakan pelumas hidung untuk mencegah kekeringan hidung.
  6. Lembutkan bagian dalam lubang hidung Anda dengan menggunakan sedikit minyak kelapa.
  7. Hindari asap rokok orang lain, karena dapat mengiritasi dan mengeringkan saluran hidung. Jauhi lingkungan yang berasap.
  8. Jauhi iritasi lingkungan yang dapat mengiritasi saluran hidung Anda, seperti asap, parfum, dan bahan kimia.
  9. Makan sayuran kaya zat besi untuk menjaga kadar hemoglobin Anda dalam batas normal dan melindungi Anda dari anemia yang berkembang.
Baca juga artikel menarik lainnya:

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar