Makanan dan Minuman Sehat Yang Dapat Meningkatkan Metabolisme Tubuh Anda

Metabolisme adalah proses di mana tubuh mengubah makanan yang Anda makan menjadi energi.

Metabolisme sendiri basal dari bahasa yunani dari kata metabole yang artinya berubah. Metabolisme ini memiliki fungsi yang cukup fital seperti membantu mempertahankan fungsi dasar, pembaharuan dan perbaikan sel, sirkulasi darah, pernapasan dan keseimbangan hormonal.

Beberapa hal yang dapat mempengaruhi tingkat metabolisme Anda antara lain usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, komposisi tubuh dan program diet.

Semakin cepat tingkat metabolisme Anda, semakin bersemangat dan aktif Anda dalam melakukan aktivitas.

Namun, jika tingkat metabolisme Anda lambat, kemungkinan Anda akan menghadapi beberapa masalah serius seperti kelelahan, kolesterol tinggi, kelemahan otot, kulit kering, penambahan berat badan, persendian bengkak, haid yang berat, depresi dan denyut jantung yang lambat.

Oleh karena itu meningkatkan metabolisme tubuh sangatalah penting supaya tubuh tetap sehat. Salah satu cara untuk meningkatkan metablisme adalah dengan mengonsumsi makanan yang bisa membantu meningkatkan metabolisme, seperti 10 makanan sehat dibawah ini.

1. Lemon

Lemon adalah sumber makanan yang sangat baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

Selain itu lemon juga dapat membantu detoksifikasi hati dan membersihkan sistem pencernaan. Enzim dan vitamin C yang terdapat pada buah lemon dipercaya mampu membersihkan racun dari dalam tubuh dengan mengubahnya menjadi senyawa yang dieliminasi dari tubuh dalam bentuk limbah. Hal ini pada akhirnya membantu meningkatkan fungsi metabolisme tubuh Anda.

½ peras jus lemon dalam segelas air hangat yang diminum setiap hari pada pagi hari dengan perut kosong dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda. Anda juga bisa memasukkan lemon dalam makanan biasa untuk memberi rasa makanan dan juga mendapatkan manfaat kesehatannya.

Baca Juga Manfaat Lemon Untuk Kesehatan dan Kecantikan

2. Teh Hijau

Saat berbicara tentang cara meningkatkan metabolisme, teh hijau adalah salah satu makanan sehat terbaik untuk meningkatkan metabolisme. Sarat, antioksidan dan polifenol yang ada pada teh hijau dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh Anda.

Sebuah penelitian tahun 1999 yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa teh hijau memiliki sifat termogenik dan meningkatkan oksidasi lemak.

Kemudian, sebuah penelitian 2010 yang dipublikasikan di Fisiologi bahwa teh hijau menjadi strategi efektif untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan supaya tetap stabil. Antioksidan dalam bentuk kafein dan katekin di dalamnya membantu meningkatkan pengeluaran energi dan melawan penurunan tingkat metabolisme yang ada selama penurunan berat badan.

University of Maryland Medical Center merekomendasikan minum 2 sampai 3 cangkir teh hijau setiap hari untuk meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh Anda.

3. Cabe rawit

Cabe rawit memiliki kandungan senyawa kapsaisin yang memiliki dampak positif pada tingkat metabolisme tubuh Anda. Kapsaisin memiliki sifat termogenik yang membantu sel mengubah energi menjadi panas (pedas).

Sebuah penelitian tahun 2008 yang diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry melaporkan bahwa kapsaisin dapat meningkatkan thermogenesis, yang berpengaruh terhadap meningkatnya suhu dan metabolisme tubuh.

Sebuah studi 2011 yang diterbitkan di Oxford Journal Chemical Senses memperkuat pernyataan bahwa kapsaisin menginduksi thermogenesis, sehingga membantu dalam manajemen berat badan.

Kapsaisin mampu meningkatkan aktivitas protein di dalam sel lemak yang membantu memecah lemak, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Proteome Research pada tahun 2010. Periset menemukan bahwa subjek yang diberi diet tinggi lemak dengan kapsaisin mengalami penurunan lemak tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok non-kapsaisin.

Studi 2012 lainnya yang dipublikasikan di Appetite menemukan bahwa asupan cabai rawit memiliki manfaat potensial untuk pengelolaan berat badan di tiga area utama mulai dari peningkatan pengeluaran energi, peningkatan oksidasi lipid dan berkurangnya nafsu makan.

4. Grapefruits

Grapefruits kaya akan vitamin C yang membantu dalam memperbaiki fungsi sistem metabolisme Anda. Vitamin C mampu mengatur metabolisme lemak dan membantu pembakaran lemak.

Grapefruits juga mengandung naringenin dan flavonoid yang sangat baik untuk metabolisme tubuh. Naringenin membantu menurunkan kadar insulin dalam darah, sehingga hal ini dapat menyebabkan kadar gula darah seimbang dan metabolisme menjadi lebih baik.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa orang gemuk yang mengkonsumsi jeruk bali, jus grapefruit dan kapsul grapefruit dalam makanan mereka mengalami penurunan berat badan yang signifikan pada tingkat yang berbeda.

Untuk meningkatkan metabolisme dan menurunkan berat badan dengan cepat, makanlah grapefruits lebih banyak dengan selaput putihnya yang berdaging atau minum jus anggur dengan jumlah yang tinggi.

Catatan: Jus grapefruit dan grapefruit utuh dapat berinteraksi dengan obat resep dan non resep tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memasukkan buah ini ke dalam makanan Anda.

5. Apel

Apel memiliki banyak sekali manfaatnya termasuk meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu menurunkan berat badan.

Buah yang rendah kalori dan kaya serat larut ini sangat baik bagi mereka yang ingin mempercepat metabolisme mereka dan kandungan seratnya juga membantu memperlancar sistem pencernaan.

Sebenarnya, serat dalam apel menjaga sel supaya tidak menyerap lemak dan juga mendorong penyerapan air. Hal ini dapat menghilangkan timbunan lemak dari tubuh dan meningkatkan aktivitas metabolik.

Sebuah studi tahun 2009 yang diterbitkan di Appetite menyatakan bahwa meningkatnya kadar serat makanan dengan mengonsumsi apel sebelum makan bisa menjadi strategi efektif untuk mengurangi asupan energi saat makan.

Selain itu, beberapa vitamin B, vitamin K, potasium, magnesium dan mangan dalam apel bekerja sama untuk mengubah lemak, karbohidrat dan protein yang Anda konsumsi sepanjang hari menjadi energi. Apel hijau sangat bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh Anda.

Baca Juga Manfaat Buah Apel Untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan

6. Jahe

Makanan lainnya yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh Anda adalah jahe. Salah satu bumbu dapur ini memiliki kualitas thermogenik yang cuku tinggi sehingga dapat meningkatkan suhu tubuh. Kenaikan suhu tubuh ini berkaitan dengan tingkat metabolisme pada tubuh Anda.

Selain itu jahe juga mampu membantu meningkatkan diameter arteri kecil dan memperbaiki sirkulasi darah. Peningkatan aliran darah dan sirkulasi dipercaya dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh, yang pada akhirnya meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh Anda membakar lebih banyak kalori.

Sebuah penelitian tahun 2009 yang dipublikasikan di Life Sciences menemukan bahwa jahe memiliki efek menguntungkan pada metabolisme lemak dan dapat membantu mengurangi jumlah lemak viseral. Asupan jahe yang dilakukan secara teratur bahkan bisa membatasi potensi efek samping diet tinggi kolesterol.

Dan diperkuat dengan studi tahun 2012 yang diterbitkan di Metabolisme menunjukkan bahwa jahe dapat meningkatkan thermogenesis dan mengurangi rasa lapar.

Baca Juga Khasiat dan Manfaat Pada Jahe Bagi Kesehatan Tubuh

7. Kopi Hitam

Kafein yang terkandung dalam kopi hitam mampu menghambat adenosin neurotransmitter inhibitor dan meningkatkan pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan norepinephrine. Neurotransmiter ini membantu memperbaiki metabolisme dan melepaskan lemak dari dalam tubuh.

Menurut sebuah penelitian tahun 1980 yang diterbitkan di American Journal of Clinical Nutrition, kopi memiliki efek langsung pada metabolisme tubuh Anda, terutama pada oksidasi lemak Anda.

Selanjutnya, sebuah studi tahun 2004 di jurnal yang sama menetapkan bahwa setelah 4,5 mg per pon dosis kafein, tingkat metabolisme meningkat sebesar 13 persen.

Studi tahun 2006 di jurnal yang sama mengamati bahwa kopi dapat meningkatkan thermogenesis, sebagian dengan meningkatkan oksidasi lemak.

Studi 2010 lainnya yang dipublikasikan di Food Science and Biotechnology menjelaskan bahwa kafein bekerja untuk memecah lemak dengan merangsang sistem saraf. Sehingga hal ini menandakan sel-sel dari dalam tubuh dapat memecah lemak.

Dalam sebuah ulasan yang diterbitkan pada tahun 2011 di Obesity Review, para peneliti memeriksa enam studi tersebut dan menemukan bahwa suplementasi kafein meningkatkan pengeluaran energi tubuh selama 24 jam.

Karena kopi kaya akan kandungan kafein yang dapat menjadi kontraproduktif, disarankan minum 2-3 cangkir kopi sehari.

8. Kayu Manis

Mengkonsumsi kayu manis secara teratur setiap hari merupakan cara yang paling tepat untuk mempercepat metabolisme dan menurunkan berat badan Anda.

Selain rendah kalori, kayu manis kaya akan antioksidan dan fitokimia yang mampu membantu mempercepat laju metabolisme tubuh Anda.

Penstabil gula darah alami ini mengandung procyanidins Tipe A, sejenis flavonoid yang efektif dalam mengendalikan insulin, mengangkut glukosa ke sel Anda dan mempromosikan sintesis glikogen dalam tubuh.

Kayu manis mengandung methylhydroxychalcone (MHCP), sebuah polimer yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kadar glukosa dalam tubuh. MHCP meningkatkan efek insulin dalam sel dengan merangsang serapan glukosa ke dalam sel, yang memperbaiki sintesis glikogen dan menghasilkan peningkatan sensitivitas insulin pada tubuh. Peningkatan sensitivitas insulin menyebabkan penurunan lemak tubuh.

Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam laporan Diabetes Care bahwa kayu manis membantu memperbaiki gula darah, dan menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida pada orang-orang yang menderita diabetes.

Sebuah penelitian tahun 2010 di Journal of Diabetes Science and Technology menegaskan bahwa kayu manis dan komponen kayu manis memiliki efek menguntungkan pada dasarnya semua faktor yang terkait dengan sindrom metabolik, termasuk sensitivitas insulin, antioksidan, lipid, glukosa, tekanan darah, pembengkakan dan berat badan.

Studi lain yang dipublikasikan di International Journal of Preventative Medicine pada tahun 2012 menyelidiki efek kayu manis pada orang dengan diabetes tipe 2 dan menemukan bahwa kayu manis dapat membantu meningkatkan penurunan berat badan.

Para peneliti merekomendasikan mengkonsumsi 1 sampai 3 gram (½ sampai 1 sendok teh) kayu manis setiap hari selama 20 hari untuk memperbaiki metabolisme Anda. Anda juga bisa mengonsumsinya setiap hari, karena efek kayu manis bertahan hingga satu hari.

9. Almond

Mengonsumsi kacang almond bisa mengakibatkan metabolisme tubuh Anda. Meskipun kacang almond tinggi kalori, namun kacang yang satu ini kaya akan asam lemak omega-3 penting yang merupakan penguat metabolisme.

Asam lemak ini mengurangi produksi hormon yang dikenal sebagai leptin, zat kimia alami yang menurunkan metabolisme tubuh Anda.

Sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan di British Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi almond setiap hari tidak akan menyebabkan berat badan naik. Efek ini disebabkan oleh kandungan seratnya yang tinggi.

Studi lain yang dipublikasikan di Metabolisme mencatat bahwa selain menurunkan kadar kolesterol serum, kacang almond juga dapat mengurangi dampak glikemik makanan karbohidrat yang mereka makan.

Karena kacang almond kaya akan nilai protein, sehingga kacang almond dapat membantu membakar lebih banyak kalori setelah dikonsumsi.

Namun, jangan makan kacang almond secara berlebihan. Konsumsilah segenggam kacang almond kering setiap hari.

10. Brokoli

Brokoli adalah salah satu sayuran ajaib yang membantu meningkatkan aktivitas metabolik di tubuh Anda. Sayuran yang satu ini kaya akan kalsium dan vitamin C, keduanya merupakan komponen penting untuk metabolisme yang lebih baik. Kalsium memiliki fungsi sebagai pemicu guna meningkatkan metabolisme, sementara vitamin C membantu menyerap kalsium dengan lebih baik.

Selain itu brokoli juga merupakan sumber fitokimia yang mempercepat pemecahan lemak di dalam sel tanpa menambah kalori ekstra.

Menambahkan 1 sampai 1½ cangkir brokoli mentah atau dimasak ke dalam makanan Anda setiap hari efektif untuk meningkatkan metabolisme dan meningkatkan penurunan berat badan.

Disqus Comments